Buku cerita yang berjudul “
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu “ oleh pengarang Tere Liye berkisah
tentang perjalanan hidup seseorang dengan dipenuhi berbagai ujian, peran tokoh
utama yang beranama Ray, lalu Ray berfikir bahwa dia telah terkutuk oleh
langit, yang dikeluarkan oleh penerbit PT Gramedia,Jakarta mempunyai tebal
halaman 426 halaman, dengan cetakan ke VI.
Perjalanan hidup yang sangat panjang, dengan segala ujian yang dilalui Ray
merasakan pahit – manisnya perjalanan hidup yang dia hadapi sejak kecil. Ray
anak yatim piatu yang pernah tinggal disebuah panti asuhan, dengan pengalaman
yang Ray hadapi saat berada dipanti asuhan Ray sering dipukuli oleh penjaga
panti asuhan.
Pengalaman hidup Ray yang lain pun masih banyak, pernah menjadi seorang
bandar judi disebuah terminal kota, dengan kebosanan yang Ray jalanin akhirnya
dia memutuskan untuk pulang kerumah singgah. Dimana rumah tersebut dapat
memberikan banyak warna terhadap Ray.
Perjalanan masih berlanjut 6 tahun kemudian, Ray jalani dengan menjadi
pengamen disebuah gerbong kereta api, hingga akhirnya Ray bertemu dengan
seorang lelaki. Akhrnya mereka menjadi sahabatan, lelaki itu seorang pedagang
besar yang beda dengan seorang pedagang yang lainnya, dia hanya menjual berlian
tanpa harus membeli.
Ray melanjutkan perjalanan hidup, hingga akhirnya Ray
bertemu dengan dengan seorang gadis cantik disebuah gerbong makan, Ray mencoba
mendekatinya meski awalnya gadis itu enggan, karena ternyata gadis itu adalah
seorang pelacur. Namun, setelah mendengar penjelasan dari wanita yang amat
sangat dicintainya tersebutlah mereka tetap melanjutkan kisah kasih mereka
kejenjang pernikahan. Ray yang sekarang menjadi mandor sukses ditemani istrinya
yang amat sayang peduli terhadapnya.
Wanita sederhana yang selalu ada, yang membuat hari-hari
Ray menjadi lebih bersemangat.Namun sayang, kebahagiaan Ray hanyar berkisar
6Tahun, istrinya meninggal, dan itu artinya ia sendiri lagi. Berbagai cobaan
kembali menghampirinya, pertanyaan-pertanyaan yang lalu kembali menyelimuti fikiranya.
Perusahaannya hancur, Kerabat satu persatu meninggal dunia, kemudian ia
terbaring lemah dirumah saki menjalani operasi, hingga terserang komplikasi,
dan ia menderita penyakit juga selama 6tahun, lagi dan lagi ia kembali sendiri.
Hingga 5 jawaban dari 5 pertanyaan perjalanan hidupnya terjawab satu persatu.
“Kau benar, Ray. Ada satu janji Tuhan. Janji Tuhan yang
sungguh hebat, yang nilainya beribu kali tak terhingga dibandingkan menatap
rembulan ciptaanNya. Tahukah kau ? Itulah janji menatap wajahNya. Menatap Wajah
Tuhan. Tanpa tabir, tanpa pembatas.. Saat itu terjadi maka sungguh seluruh
rembulan di semesta alam tenggelam tiada artinya. Sungguh seluruh pesona dunia
akan layu. Percayalah selalu atas janji itu, Ray, maka hidup kita akanterasa
indah....” Orang dengan wajah menyenangkan itu menyentuh lembut bahu pasien
dihadapannya.
KEUNIKAN dan KEUNGGULAN NOVEL
Novel ini dapat dibilang unik karena dengan cerita ini melalui sudut pandang
orang ketiga serba tahu, namun buku ini dapat membuat penasaran pembaca. Novel
ini mengajarkan apa arti syukur,
kesederhanaan, ikhlas, dan menghargai apa yang telah kita miliki. Novel ini
juga benar-benar mengajak kita pergi kedunia fantasi, berkhayal mengikuti alur
ceritanya.
KELEMAHAN NOVEL
Diawal cerita, novel ini benar-benar membosankan dan
membingungkan, awalnya cukup malas membacanya karena alur ceritanya, gaya
bahasanya, sulit sekali dipahami.Namun, karena rasa penasaran yang luarbiasa
yang membuat saya kembali bermanfaat untuk membacanya.

