Selasa, 06 Februari 2018

TAKE ME BACK!

BERKUNJUNG KE BAITULLAH

Kota Mekah dan Madinah adalah dua kota penting bagi agama islam. Dari Mekah Nabi Muhammad lahir dan diMadinah-lah Islam dibangun dan di sebarkan di seluruh dunia. Terlebih penting untuk mengetahui sejarah kota Mekah dan Madinah untuk menambah pengetahuan dan keimanan kita tentang islam terutama bagi jamaah Haji dan Umroh. Sehingga ketika kita mengunjungi kota ini ada perasaan memuliakan kedua kota yang penuh berkah ini.

Pada tanggal 16 januari 2017 saya berangkat bersama kedua orang tua dan dua adik laki-laki saya. Perjalanan dimulai dari bandara Soekarno-Hatta menuju bandara King Abdul Aziz di Jeddah membutuhkan waktu selama 9 jam tanpa transit. Setelah sampai di Jeddah, perjalanan saya pertama menuju  kota Madinah.

Suasana Kota Madinah

Kota Madinah berada di dataran yang dikelilingi gunung dan bukit-bukit. Madinah beriklim gurun, dengan suhu berkisar antara 30-45 derajat di musim panas, dan suhu rata-ratanya antara 10-25 derajat Celcius. kota madinah tentu saja adalah hijrahnya nabi muhammad dan pengikutnya di kota ini. sejak itu islam mulai mendapat “angin segar” dan dapat berkembang pesat karena dukungan masyarakat di sana.

Kaum Anshar (penduduk asli kota madinah ) berhasil dipersaudarakan oleh Nabi Muhammad dengan kaum muhajirin ( orang-orang mekah yang menyertai nabi hijrah). Kemudian nabi membangun masjid nabawi yang merupakan pusat pemerintahan. Di Masjid inilah islam diajarkan dan disebarkan di seluruh dunia.

Hari pertama sampai di kota Madinah saya melihat begitu indahnya masjid Nabawi itu. Didalam masjid ini terletak makam Rasulullah SAW dan Raudah, makam ini terletak di sudut timur Masjid Nabawi, terdapat 3 buah makam, yaitu makam Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash Shiddiq, dan Umar bin Khatthab RA. Raudah adalah salah satu tempat yang letaknya di tandai dengan tiang-tiang putih berada di antara makam Rasulullah SAW sampai mimbar. Raudah ini tempat yang makbul untuk berdo’a.

Hari kedua saya berkunjung ke Makam Baqi. Baqi adalah tanah kuburan untuk penduduk Madinah sejak jaman jahiliyah sampai sekarang, jama’ah Haji dan umroh yang meninggal di Madinah akan dimakamkan di tempat ini. Baqi terletak disebelah timur dari masjid Nabawi. Di tempat ini di makamkan para istri nabi dan putra-putri rasulullah SAW.

Hari ketiga saya berkunjung ke masjid Quba. Masjid ini terletak didaerah Quba, masjid ini pertama didirikan oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW 2 kali, pertama ketika kiblatnya menghadap Baitul Maqdis dan kedua ketika kiblatnya menghadap Baitullah. Letak masjid Quba ini berada di sudut perempatan jalan tidak jauh dari jalan baru yang menghubungkan Madinah – Makkah – Jeddah.

Hari keempat saya berkunjung ke Jabal Uhud ( Bukit Uhud ). Jabal Uhud adalah nama bukit terbesar di Kota Madinah, berada dipinggir jalan lama Madinah-Makkah. Mulai tahun 1984 perjalanan jamaah haji dari Makkah ke Madinah atau dari Madinah ke Jeddah tidak melalui jalan lama tersebut, melainkan melalui jalan baru yang tidak melewati pinggir Jabal Uhud. Di lembah bukit ini pernah terjadi perang dahsyat antara kaum Muslimin 700 orang melawan kaum musyrikin Makkah sebanyak 3.000 orang. Dalam pertempuran tersebut kaum muslimin yang gugur sampai 70 orang syuhada antara lain Hamzah bin Abdul Muthalib paman Nabi Muhammad SAW. Perang Uhud terjadi pada tahun ke 3 Hijriah.







Suasana Kota Mekah

Kota Mekah terletak 280 meter dari atas permukaan laut,sejauh 430 km dari arah selatan kota madinah dan sejauh 73 km jeddah dari arah timur. Kota Mekah berada di lembah ibrahim yang terkurung diantara gunung Falaq dan gunung Quaiquan dari arah utara, gunung Abu Hudaidah dari arah barat, gunung Kudai dari arah selatan, gunung Abi qudais di arah tenggara.





Hari kelima sampai di Mekah langsung di lanjut dengan Tawaf dan Sa’i. Tawaf adalah mengelilingi ka’bah selama 7 ( tujuh ) kali. Sa'i adalah berlari-lari kecil dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwah sebanyak tujuh kali. Dimana cara menghitungnya adalah, dari Shafa ke Marwah dihitung satu kali, dan dari Marwah ke Shafa dihitung satu kali, sehingga hitungan ketujuh berkahir di Marwah. Dan ketika sa'i disunnahkan memperbanyak dzikir, tasbih dan do'a. Dan setiap sampai di Shafa atau Marwah membaca takbir tiga kali dengan mengangkat kedua tangan seraya menghadap ke Ka'bah sebagaimana dilakukan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Hari keenam saya berkunjung ke Mina,Arafah dan Muzdalifah. Mina adalah tanah haram yang menjadi tempat mabit bagi jemaah haji pada malam 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Ia dinamakan Mina kerana banyaknya darah mengalir daripada binatang ternakan (unta, lembu dan kambing) yang disembelih sebagai dam, korban dan sedekah.Muzdalifah pula ialah tempat bagi jemaah haji bermalam (mabit) pada malam 10 Zulhijjah. Ia dinamakan Muzdalifah karena ramai orang singgah di tempat itu pada tengah malam atau karena semua orang bergerak secara serentak dari tempat tersebut.Arafah, yang merupakan tempat untuk mengerjakan wukuf pada 9 Zulhijjah, dinamakan Arafah sempena tempat pertemuan pertama antara Nabi Adam dan Hawa selepas mereka diturunkan ke bumi. Ia juga dinamakan Arafah kerana di tempat itulah Malaikat Jibrail mengajar Ibrahim mengenai amalan haji.

Hari ketujuh saya berkunjung Jabal Nur atau Bukit tempat Gua Hiru. Di tempat ini rosulullah mendapatkan Wahyu pertama kali melalui malaikat jibril. Setelah pulang dari sana saya melanjutkan Tawaf Wada, tawaf wada adalah tawaf perpisahan salah satu ibadah wajib untuk dilaksanakan sebagai pernyataan perpisahan dan penghormatan kepada Baitullah dan Masjidil Haram. Tawaf ini cukup dikerjakan dengan berjalan biasa. Tawaf Wada disebut juga Tawaf Shadar ( Tawaf Kembali ) karena setelah itu jama’ah akan meninggalkan Mekah untuk ketempat masing-masing. Dalam pelaksanaannya sama dengan tawaf yang lainnya, akan tetapi do’a yang dibaca berbeda untuk semua putaran, Tawaf Wada adalah tugas terakhir dalam pelaksanaan Ibadah Haji dan Ibadah Umrah.

Semua tempat yang ada di kota Madinah dan kota Mekah sangat luar biasa. Selama 7 hari disana saya merasa senang, tenang dan aman terhadap situasi lingkungannya.Saya selalu bersyukur karena sudah bisa mengunjungi dan beribadah ke Baitullah. Sangat berharap bisa berkunjung dan beribadah lagi di lain waktu. Aamiin Allahumma aamiin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Feature

Hijab bukan hanya untuk menutup aurat Sebagai wanita muslim berhijab merupakan perintah yang wajib dikenakan, karena apa yang Allah...